Jika Wanita ‘Nembak’ Duluan

Teman wanita menyatakan perasaannya pada anda? Jangan panik dan tetap tenang. Pertama pastikan bahwa apa yang dikatakannya sesuai dengan tanda-tanda yang ada pada wajahnya.
Seorang wanita jauh lebih ‘halus’ daripada seorang pria. Jika seorang pria tertarik pada seorang wanita, maka anda dapat membacanya di wajahnya semudah membaca koran. Tetapi wanita sangat berbeda. Mereka melakukan hal-hal kecil. Sentuhan kecil, senyum malu-malu, terkadang komentar seperti ‘Kamu cakep deh.’
Tetapi kemudian tanda-tanda itu hilang. Wanita memang seakan selalu bersikap seperti bahwa mereka tidak yakin. Mereka tidak menyiarkan sinyal secara terus menerus yang menyebabkan seorang pria mampu ‘membaca’ dengan jelas. Tetapi ketika mereka memang mengirimkan sinyal, hal ini sangat mudah terlihat.
Kebanyakan cowok akan menyambutnya dengan tindakan yang menyebabkan sinyal itu berhenti, yang akhirnya akan malah semakin membingungkan. Wanita tidak sekonsisten pria. Seorang wanita dapat terlihat seakan sangat tertarik pada suatu menit, tetapi pada menit berikut terlihat segan dan menjauh.
Jika ia mengatakan ‘aku suka kamu’ tidak berarti hal itu berarti ia suka pada anda tanpa peduli apapun. Lebih baik menterjemahkan perkataan halus ‘aku suka kamu’ sebagai ‘aku suka kamu sementara ini, tapi jika kamu mulai bertingkah seperti orang bodoh atau brengsek, maka perasaan suka-ku akan hilang saat itu juga.’
Sayangnya, kebanyakan pria menanggapi sinyal ‘Aku suka kamu’ sebagai ‘kamu telah memenangkan hatiku, maka kamu sekarang boleh melakukan apapun.’
Lalu mereka pun mulai melakukan hal-hal bodoh yang merusak semua kesan pertama. Wanita sering melihat para pria merusak situasi yang sempurna hanya karena mereka tidak mengerti konsepnya. Baik, mari kita lihat suatu contoh:
Seorang pria mengajak seorang wanita keluar bersama. Sepanjang perjalanan ia menggodanya dan berusaha menarik hatinya. Dan ketika si wanita mengatakan ‘aku suka kamu’ maka umumnya si pria akan berfikir ‘kena juga akhirnya.’
Maka segera si pria akan bertingkah lain. Ia mulai memuji-muji, Ia segera berubah ‘lebih manis.’ Lalu apa yang dipikir si wanita ketika semua itu terjadi? Tentunya ia berpikir ‘Oh, oh, semua tindakan dia yang tampak tenang, kalem dan menarik hanyalah selubung untuk menutupi dirinya yang sebenarnya payah, yang disembunyikan dan menunggu waktu untuk tampil begitu aku tampak setuju.’
Wanita tahu bahwa mereka memegang kendali situasi. Atau setidaknya sebagian besar kendali ada ditangan mereka dan mereka berfikir bahwa mereka sedang memegang kendali walaupun mereka sebenarnya tidak memegang kendali itu. Mereka selalu menggunakan cara komunikasi yang berbeda untuk menguji dan ‘merasakan’ keadaan yang berlangsung.
Ingatlah, sebagian besar dari sesuatu yang anda ucapkan, yang anda pikir sesuatu yang manis, menyenangkan dan orisinil, sebenarnya sesuatu yang sudah didengarnya 47 kali dari orang lain dalam minggu itu. Tingkah para pria sebenarnya sangat mudah ditebak. Wanita sangat mudah tahu apakah anda memang hanya orang bego lain yang berpura-pura cool.
Seorang cowok sangat sulit menerima kenyataan, tetapi inilah situasi sebenarnya. Ada sesuatu yang disebut wanita sebagai ‘Ketegangan Seksual’ yang juga dikenal dengan “Chemistry” atau “Ketertarikan” juga. Tetapi hanya wanita yang mengetahui hal ini.
Ketika anda menggoda wanita, membuat dia tertawa, jual mahal, bertingkah tidak terduga dan sebagainya, dalam cara yang pas, anda akan membangun ‘tegangan’ ini. Hal inilah yang umumnya akan menyebabkan seorang wanita berkata sesuatu seperti ‘kamu cakep’ atau ‘aku suka kamu.’ Tegangan itulah yang menyebabkannya berkata dan merasa demikian.
Dalam situasi yang sangat khusus seperti ini, anda perlu meningkatkan tegangannya. Kuatkan tegangan yang ada. Jangan memadamkan api yang mulai menyala dengan mengatakan kamu juga cakep kok’ atau ‘aku juga suka kamu’. Atau tersenyum seperti orang bego yang baru pertama kali melihat pelangi.
Hal-hal seperti ini melepas ketegangan yang mulai terbangun, dan biasanya akan menarik perasaan ketertarikan dari diri si wanita, dan pada saat itu juga membunuh perasaan itu. Apakah hal ini masuk akal dan logis? TIDAK!! Tetapi itulah yang terjadi.
Baik, lalu bagaimana cara yang benar untuk menangani situasi seperti ini. Ingat bahwa teganganlah yang menyebabkan seorang wanita merasa dan membuat komentar itu bukan, dan bahwa anda perlu memperkuat tegangannya ketika anda mendapat respon positif?
Suatu ketika, ada suatu adegan di dalam film yang mengilustrasikan konsep ini secara sempurna. Nyatanya, adegan itu mungkin adalah adegan contoh terbaik sepanjang masa mengenai prinsip ini yang dituangkan kedalam rekaman film. Ingat bagian akhir “The Empire Strikes Back” ketika akhirnya mereka akan membuat Han Solo berasa dibekukan?
Ingat ketika akhirnya Leia berkata ‘Aku cinta kamu’? Ingat apa kata Han? Ia berkata’.. ‘Aku tahu’.

Sempurna

Semua ketegangan seksual yang terbangun di Star Wars dan Empire berpuncak dalam pengakuan Leia atas cintanya. Dan Han berkata ‘Aku tahu’. Luar biasa!!!! Bayangkan diri anda adalah Leia. Apa yang terjadi pada dirinya saat itu? Jawabannya susah sekali dimengerti. Jawabannya memiliki berbagai implikasi. Membingungkan.
Jawabannya berkata ‘Aku tahu kamu mencintai aku, karena sudah jelas sekali dari sejak lama…’ Tetapi Han Solo tidak membiarkan Leia mengerti bagaimana perasaan Han sebenarnya. Hal ini membutuhkan banyak pemikiran. Hal ini akan membangun ketegangan tadi. Luar biasa.
Sebetulnya ketika mereka memfilmkan adegan itu, Han seharusnya menjawab dengan kata-kata ‘Aku juga mencintaimu’, tetapi sutradaranya tidak menyukai hal itu. Mereka mencoba berbagai cara, dan akhirnya Harrison Ford mengarang sendiri kata-kata itu di salah satu pengambilan adegan dan akhirnya mereka menggunakannya.
Salah satu alasan utama mengapa film film terbaru dalam seri Starwars buruk, karena tidak ada lagi karakter seperti Han. Semuanya hal-hal yang membosankan dan mudah ditebak. Tidak ada lagi karakter yang seksi, sombong, lucu, dan liar, yang suka mengacaukan semuanya.
Dalam “Attack Of The Clones”, Anakin telah membunuh seluruh penduduk desa Sand People demi menunjukkan kepada Putri A, bahwa dia bukan orang bego. Akan jauh lebih mudah dan lebih menghibur jika saja ia memiliki sedikit karakter.
Jika anda keluar dengan seorang wanita, dan menggodanya karena ia memakai sepatu dengan hak 4 inci tingginya dengan mengatakan, Apakah kamu terlihat pendek tanpa sepatu itu’ maka biasanya ia akan membuka mulutnya dengan kalimat klasik ‘Oh…’
Pada momet ini usahakan jangan pandangi dia, lalu coba naikkan levelnya dengan mengatakan “Oh, maaf.. ternyata tidak begitu’ maka ia akan memukul anad lembut. Lalu ia akan berhenti sebentar, meletakkan tangannya pada lengan anda dan berkata ‘Tau nggak? Kamu lucu lho…’
Apa yang anda lakukan? Katakan ‘Ya.. aku tau itu’ dengan nada yang serius. Atau, ‘Jangan coba pakai pujian untuk membuat aku semakin suka sama kamu. Nggak akan berhasil, mending coba pake duit atau hadiah.’
Atau liat tangannya, mundur sedikit, pandang dia, dan kerutkan kening seakan anda berkata ‘apa sih yang kamu lakukan? megang-megang kayak gitu?
Setelah menaikkan tegangan yang muncul, maka perkuat tegangan tersebut. Jika nada memperkuat tegangan dan ketertarikan pada setiap kesempatan menarik seperti ini, banyak hal baik akan timbul. Anda belum yakin .. cobalah!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s